01Fitur 02Spesifikasi 03Cara Pakai jalankan_demo →
Kolom aktif 0 · Ukuran glyph 0px · Detak bass 0

Layar yang membaca dirinya sendiri. 

Kolom karakter jatuh tak beraturan, tiap kepala bersinar lalu meluruh jadi hijau gelap — gaya terminal klasik yang dirender penuh di canvas, lengkap dengan detak bass generatif di baliknya.

Lihat Spesifikasi

Aktifkan backsound untuk detak bass gelap & blip acak · tekan H untuk sembunyikan antarmuka

gulir untuk detail
kenapa-animasi-ini

Estetika terminal, dirender ulang tiap frame.

Tidak ada video loop atau sprite sheet di sini — setiap glyph dipilih acak dari kumpulan karakter setiap kali digambar, dan hanya kepala tiap kolom yang diberi efek cahaya agar rendering tetap ringan meski memenuhi layar penuh.

Glyph acak tiap frame

Katakana, huruf, dan angka dipilih ulang secara acak di setiap render, membuat pola hujan digital tak pernah benar-benar berulang.

Kepala bersinar, ekor meluruh

Hanya karakter terdepan tiap kolom diberi shadowBlur, sisanya memudar lewat alpha bertingkat — efek maksimal, biaya render minimal.

Detak bass gelap

Pola nada rendah lewat filter bandpass berdenyut tiap satu detik, disertai blip akut acak seperti derik sinyal digital.

Ukuran glyph adaptif

Karakter berukuran 14px di layar sempit dan 18px di layar lebar, menjaga kepadatan kolom tetap proporsional.

Resize yang di-debounce

Perubahan ukuran layar ditunda 150ms sebelum menghitung ulang kolom, mencegah lonjakan komputasi saat jendela ditarik-tarik.

Sepenuhnya responsif

Canvas menyesuaikan resolusi dan rasio piksel perangkat secara otomatis, dari layar telepon hingga proyektor lebar.

di-balik-layar

Lembar spesifikasi.

Angka nyata dari mesin render dan audio yang sedang berjalan di bagian atas halaman ini.

ParameterNilaiKeterangan
RenderingCanvas 2D APIDigambar ulang tiap frame lewat requestAnimationFrame, tanpa dependensi eksternal.
Kumpulan glyphKatakana + A–Z + 0–9Satu karakter dipilih acak dari kumpulan ini untuk setiap sel yang digambar.
Ukuran font14px / 18pxBergantung lebar layar: di bawah 700px memakai ukuran lebih kecil.
Panjang ekor8 – 22 karakterDitentukan acak per kolom saat inisialisasi agar tinggi ekor bervariasi.
Kecepatan jatuh0.4 – 1.0 × fontSizeTiap kolom punya kecepatannya sendiri, diacak ulang setiap kali mencapai dasar.
Debounce resize150 msKolom baru hanya dihitung ulang setelah perubahan ukuran layar berhenti sejenak.
Denyut bass1000 ms / nadaFilter bandpass 400Hz, Q 1.2, memutar pola empat nada rendah A1–D2.
Blip acak300 – 1700 msNada square wave 800–2600Hz lewat highpass 600Hz, muncul tak beraturan.
cara-pakai

Tiga langkah, layar penuh.

01 — suara

Aktifkan backsound

Klik tombol backsound pada demo di atas untuk memulai denyut bass gelap dan blip digital acak.

02 — amati

Perhatikan kepala yang bersinar

Setiap kolom punya satu karakter terdepan yang menyala terang sebelum memudar jadi hijau gelap di belakangnya.

03 — rekam bersih

Tekan H untuk sembunyikan UI

Semua elemen antarmuka menghilang halus, menyisakan layar hujan digital penuh — siap direkam atau ditayangkan.

masuk ke dalam layar.

Kembali ke Demo ↑