Satu lift, satu pasangan, dan satu bendera cinta di ujung 540 meter. Langit berpindah dari senja ke malam, salju turun, lalu semuanya memudar dan naik lagi dari awal — tanpa jahitan yang terlihat.
Tiga keputusan yang bikin animasi setinggi 540 meter ini tetap ringan di browser.
Naik, di puncak, lalu memudar — total ~24,9 detik — ditutup fade-ke-hitam persis di akhir, jadi saat siklus mengulang dari nol, tidak ada lompatan yang kelihatan.
Warna langit diinterpolasi lewat lerpColor dari palet senja ke palet malam berdasarkan progres 0–1 — bukan gradient asset atau video yang harus dimuat.
Kota, orang, bendera, hati, dan salju semuanya digambar dari primitif kanvas. Siluet gedung dibangun sekali lewat PRNG berbenih tetap, bukan digambar ulang tiap frame.
Bukan urutan buatan — ini waktu asli dari konstanta ASCEND, HOLD, dan FADE di dalam kode.
Lift mulai naik dari dasar menara. Progresnya dihaluskan dengan fungsi ease kuadratik, bukan kecepatan konstan.
Pintu lift terbuka. Sepasang orang melangkah keluar sambil kamera perlahan zoom dan pan ke arah puncak.
Tiang naik perlahan, kain bendera bergoyang mengikuti angin virtual, dan lambang hati kecil muncul di sudutnya.
Setiap 0,4 detik, satu hati pixel dilepas dari ujung bendera dan melayang ke atas sampai memudar habis.
Layar menghitam sesaat sebelum siklus dimulai lagi dari 00:00 — kembali ke senja, tanpa lompatan yang terasa.
Bukan kanvas terpisah — ini cuplikan warna dari satu mesin gambar yang sama, di titik waktu yang berbeda.