Untuk pertama kalinya, Piala Dunia dibagi ke tiga negara sekaligus — 16 kota, 48 tim, dan satu perjalanan 39 hari yang berakhir di New Jersey.
Bukan cuma lebih besar — cara turnamen ini dijalankan memang berubah total dari edisi-edisi sebelumnya.
Tiga negara berbagi 16 kota tuan rumah: 11 di Amerika Serikat, 3 di Meksiko, 2 di Kanada — pertama kalinya Piala Dunia benar-benar lintas negara.
48 tim — naik dari 32 — bertanding dalam 12 grup berisi empat tim, menghasilkan 104 pertandingan sepanjang turnamen.
Dibuka 11 Juni di Mexico City, ditutup 19 Juli di New Jersey — durasi terpanjang yang pernah dicatat sebuah Piala Dunia.
Setiap negara membawa perannya sendiri — bukan sekadar berbagi jadwal, tapi berbagi sejarah.
Dari Los Angeles hingga New York/New Jersey — termasuk MetLife Stadium, panggung final turnamen.
Estadio Azteca di Mexico City membuka turnamen — stadion pertama yang menjadi saksi tiga Piala Dunia berbeda.
Toronto dan Vancouver jadi panggung Kanada tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Enam titik penting, dari peluit pembuka sampai angkat trofi.
Meksiko menjamu Afrika Selatan di Estadio Azteca, membuka turnamen di hadapan tuan rumahnya sendiri.
12 grup berisi empat tim, masing-masing tim memainkan tiga laga di kota tuan rumah yang berbeda-beda.
Dua tim teratas tiap grup, ditambah delapan peringkat tiga terbaik, melangkah ke fase gugur.
AT&T Stadium dan Mercedes-Benz Stadium jadi panggung dua laga penentu semifinalis.
MetLife Stadium menutup turnamen — laga puncak dari 39 hari perjalanan lintas tiga negara.
Gol tercipta setelah perpanjangan waktu di MetLife Stadium, mengantar Spanyol meraih gelar Piala Dunia keduanya dan menutup edisi terpanjang serta terbesar dalam sejarah turnamen.